Jumat, 19 Agustus 2011

PlayBook WiMax Ditolak Operator

Rencana Research In Motion (RIM) memasarkan PlayBook (4G) dengan layanan WiMax di Amerika terpaksa dibatalkan. Seharusnya, PlayBook WiMax akan di-bundling dengan operator Sprint Nextel.. Delapan bulan lalu Sprint mengumumkan bahwa merekalah operator pertama yang akan meluncurkan PlayBook WiMax.
Namun, pekan lalu mereka membatalkan rencana itu dengan alasan penjualan PlayBook dinilai tidak sesuai harapan. Di Amerika, RIM kalah telak dengan Apple. PlayBook dan Blackberry dipecundangi oleh iPad dan iPhone.
Paget Alves, Head of Business Service Sprint, mengatakan bahwa penjualan yang lemah sebenarnyabkanlah satu-satunya alasan. Menurut dia, WiMax mash sulit untuk menggantikan popularitas Wi-Fi. "Mayoritas tablet yang dijual saat ini adalah Wi-Fi only," katanya kepada Reuters.
RIM sebenarnya sadar benar soal ini. Karena itu, pihaknya juga sudah memprioritaskan pengembangan PlayBook yang berjalan di Long Term Evolution (LTE), rival dari WiMax. PlayBook LTE sudah dites di lab milik RIM dan tak akan lama lagi akan diuji oleh operatordi Amerika dan pasar internasional.
Verizon Wireless dan AT&T, dua operator terbesar di Amerika, saat ini lebih fokus mengembangkan layanan LTE. Sprint, yang berada di ketiga terbesar, baru akan masuk ke LTE pada Oktober mendatang.
Analisis dari Charter Equity Research Ed Snyder mengatakan bahwa masalah RIM lebih kepada fitur PlayBook yang tidak dapat menyaingi iPad dibandingkan kesepakatan teknologi nirkabel dengan Sprint. (oleh Danang Arradian, Koran Harian Seputar Indonesia tanggal 17 Agustus 2011 halaman 32)

0 comments:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India